Menu

Mode Gelap
TNI Bersama Tim SAR Gabungan Mengevakuasi Korban Bencana Tanah Longsor Yang Terjadi di Jalur Pacet-Cangar Polres Tulungagung Tetapkan 7 Tersangka Kasus Balon Udara Berpetasan 105 buah Penanganan Longsor di Pacet, Polda Jatim Buka Posko Identifikasi Korban Kapolri Cek Langsung Pelayanan Arus Balik di Stasiun Tawang, Dorong Pemudik Gunakan Kereta Api Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin Arus Balik Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah

News

Terkait Pemberitaan Berapa Media Online, Maraknya Perjudian di Desa Pohsangit Warga Sebut HOAX

badge-check


					Terkait Pemberitaan Berapa Media Online, Maraknya Perjudian di Desa Pohsangit Warga Sebut HOAX Perbesar

 

PROBOLINGGO, TALIGAMA MEWS.COM ,- Sejumlah pemberitaan di media online terkait maraknya perjudian di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, khususnya di Desa Pohsangit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, disayangkan oleh warga setempat.

https://picasion.com/

Pasalnya, informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan terkesan memicu kegaduhan antara masyarakat dan aparat kepolisian.

Menurut warga, lokasi perjudian yang disebutkan dalam pemberitaan sebenarnya telah dibongkar oleh aparat kepolisian pada Selasa (11/03/2025) pagi, dengan bantuan masyarakat sekitar.

“Benar Pak, Selasa kemarin sudah dibongkar. Aparat setempat juga dibantu warga untuk menutup lokasi tersebut,” ujar seorang warga kepada awak Media Jumat (14/03/2025).

Warga juga menyayangkan, adanya pemberitaan yang tidak akurat dan berpotensi menyesatkan masyarakat. Apalagi di bulan suci Ramadan, ketika ketertiban dan keamanan lingkungan menjadi prioritas utama.

“Saya sebagai warga yang awam hukum, jelas paham bahwa perjudian itu dilarang. Tapi yang bikin aneh, siapa narasumbernya? Kok bisa-bisanya lokasi yang sudah diobrak-abrik masih saja diberitakan ada kegiatan perjudian, jujur kalau banyak polisi tiba-tiba datang, kami orang sebagai orang awam takut ada apa-apa dengan kita” tambah warga yang enggan disebut namanya.

Ia juga menegaskan, bahwa perjudian di Desa Pohsangit sudah benar-benar tutup dan meminta media lebih berhati-hati dalam menyajikan berita.

“Sebagai media, seharusnya turun langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran sebelum membuat berita. Jangan asal memberitakan sesuatu yang justru memicu keresahan di masyarakat dan merugikan aparat yang sudah bekerja keras menertibkan lokasi tersebut,” tutupnya.

Selain itu, warga juga menilai bahwa foto yang digunakan dalam pemberitaan tersebut hanyalah ilustrasi dan tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

“Mereka berharap, media lebih profesional dalam menyajikan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” pungkas warga. ( DODON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Banjir Krejengan, Polisi Probolinggo Bersama BPBD Bantu Evakuasi Warga dan Bagikan Makanan untuk Sahur

11 Maret 2025 - 07:24 WIB

Apresiasi LSM Triga Nusantara Indonesia terhadap Langkah Cepat Bupati Bekasi dalam Penanganan Bencana

6 Maret 2025 - 09:26 WIB

10 Sasaran Operasi Keselamatan Semeru Dan Pekat 2025 di Kota/Kabupaten Malang

26 Februari 2025 - 01:34 WIB

Dalam Rangka Upgrading Administrasi, LSM AJIB Resmikan Kantor Sekretariat di Kabupaten Pasuruan

21 Februari 2025 - 23:26 WIB

Warga Bersama RT Desa Sepakat Tuntut Pergantian Pengurus Ketua LMDH Desa Pakuniran ,Dengan Dugaan Tidak Ada Kejelasan Dengan Dana Shering dan Pencurian Kayu Hutan

21 Februari 2025 - 07:08 WIB

Trending di News